Sukorejo, 9 Juni 2026 – Dalam rangka pembinaan dan penguatan mutu pendidikan di satuan pendidikan, Pengawas SMP Kabupaten Ponorogo, Ari Mustofa, M.Pd, melaksanakan kegiatan observasi dan pembinaan terhadap Kepala SMP Negeri 1 Sukorejo, Nansi Lusida, M.Pd, pada Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang Guru tersebut membahas berbagai program strategis yang akan dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2026/2027. Fokus utama pembahasan meliputi penyusunan dan implementasi program kerja kepala sekolah, penguatan pembelajaran mendalam (Deep Learning), serta pengembangan kegiatan kokurikuler yang terintegrasi dengan visi dan misi sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nansi Lusida, M.Pd memaparkan rancangan program kerja sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta pengembangan potensi siswa melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Salah satu program unggulan yang direncanakan adalah pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang disesuaikan dengan jenjang kelas.
Untuk peserta didik kelas VII, direncanakan kegiatan kokurikuler Seni Suara sebagai wadah pengembangan bakat vokal, kepercayaan diri, dan apresiasi seni musik. Sementara itu, kelas VIII akan mengikuti kegiatan Seni Tari yang bertujuan melestarikan budaya daerah sekaligus mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan disiplin peserta didik. Adapun untuk kelas IX, sekolah merancang kegiatan Seni Ketoprak yang mengintegrasikan seni peran, budaya lokal, komunikasi, dan penguatan karakter melalui pementasan seni tradisional.
Pengawas Sekolah, Ari Mustofa, M.Pd, memberikan apresiasi terhadap inovasi program kokurikuler yang dirancang sekolah. Menurut beliau, kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan pendidikan yang menekankan pengembangan kompetensi, karakter, dan pelestarian budaya lokal.
Selain membahas program kokurikuler, kegiatan observasi juga menyoroti pentingnya penyelarasan Visi dan Misi SMP Negeri 1 Sukorejo dengan seluruh perangkat pembelajaran yang digunakan guru. Pengawas mengarahkan agar setiap guru mata pelajaran memastikan bahwa tujuan pembelajaran, modul ajar, asesmen, dan kegiatan pembelajaran yang disusun benar-benar mendukung pencapaian visi sekolah.
Beliau menegaskan bahwa visi sekolah tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus tercermin dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Oleh karena itu, seluruh modul ajar guru perlu memuat penguatan karakter, kompetensi abad ke-21, pembelajaran bermakna (meaningful learning), pembelajaran berkesadaran (mindful learning), dan pembelajaran menyenangkan (joyful learning) sesuai dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Melalui kegiatan observasi ini diharapkan SMP Negeri 1 Sukorejo semakin siap menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027 dengan program-program yang inovatif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik. Sinergi antara kepala sekolah, guru, dan pengawas diharapkan mampu mewujudkan lingkungan belajar yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang beriman, berprestasi, mandiri, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi seluruh warga sekolah, SMP Negeri 1 Sukorejo optimis mampu mewujudkan visi sekolah melalui pembelajaran yang berkualitas dan kegiatan kokurikuler yang bermakna bagi peserta didik," ujar Nansi Lusida, M.Pd di akhir kegiatan.







0 komentar:
Posting Komentar